Analisis RekapCAT10 September 20266 menit baca

Nilai CAT tinggi belum tentu berarti posisi aman

Temuan utama

Nilai 500 yang identik berada di 2,89% teratas pada satu kelompok dan di 55,34% pada kelompok lain; yang pertama justru di luar zona SKTT, yang kedua di dalamnya.

Dataset
Rekap Resmi Tendik 2026 · 7 kelompok contoh
Snapshot data
10 September 2026 · metodologi v1.0
Bagikan:WhatsAppTelegramXFacebookRSS

Eksperimen sederhana

Ambil satu nilai — 500 — dan letakkan pada tujuh kelompok Formasi × Wilayah yang berbeda dalam seleksi yang sama. Nilainya identik, ujian dan periodenya identik. Yang berbeda hanya kelompoknya.

Posisi nilai 500 di berbagai kelompok, PPPK Tendik SR 2026
FormasiWilayahPeringkatDariPosisi teratasKuotaZona 2× kuota
Administrasi PerkantoranWilayah 12699.2982.89%32Di luar
Administrasi PerkantoranWilayah 21.04812.3218.51%101Di luar
Pengelola KeuanganWilayah 4118413.1%19Di dalam
Pengelola KeuanganWilayah 34825618.75%56Di dalam
Wali AsramaWilayah 14.35715.37628.34%275Di luar
Wali AsuhWilayah 323975631.61%795Di dalam
Wali AsuhWilayah 21.5692.83555.34%1.531Di dalam

Dua kasus yang berlawanan

Kasus A — nilai relatif kuat, posisi tetap lemah

Di Administrasi Perkantoran Wilayah 1, nilai 500 menempatkan peserta di peringkat 269 dari 9.298 — hanya 2.89% peserta yang lebih tinggi darinya. Secara statistik ini posisi yang sangat baik. Tetapi kuota kelompok ini hanya 32 kursi, sehingga zona dua kali kuota berhenti di peringkat 64. Peserta tersebut berada jauh di luar zona.

Kasus B — nilai relatif biasa, posisi justru kuat

Di Wali Asuh Wilayah 2, nilai 500 yang sama hanya menempati peringkat 1.569 dari 2.835 — di bawah median kelompoknya. Namun kuota kelompok ini 1.531 kursi, sehingga zona dua kali kuota mencakup hampir seluruh peserta yang hadir. Peserta tersebut berada di dalam zona.

Perhitungan RekapCAT

Selisihnya bukan nuansa: peserta pada Kasus A mengungguli 97,1% pesaingnya dan tetap di luar zona; peserta pada Kasus B mengungguli 44,7% pesaingnya dan berada di dalam zona. Yang membedakan sepenuhnya adalah rasio kuota terhadap jumlah peserta di kelompoknya.

Mengapa ini terjadi

Nilai CAT mengukur peserta terhadap soal. Seleksi mengukur peserta terhadap pesaing di kelompoknya dan terhadap kuota. Dua hal itu tidak punya hubungan tetap. Selama kuota antar-kelompok berbeda hingga puluhan kali lipat — 32 kursi di satu kelompok, 1.531 di kelompok lain — nilai absolut tidak dapat menjadi penanda posisi.

Apa yang sebaiknya dilihat peserta

  • Peringkat di dalam kelompok sendiri, bukan nilai nasional.
  • Jarak peringkat terhadap kuota kelompok, bukan terhadap median.
  • Batas skor kompetitif kelompok itu, yang tersedia pada analisis Batas Skor Kompetitif.

Ketiganya dapat dilihat langsung untuk kelompok mana pun melalui simulasi peringkat PPPK SR 2026.

Batasan

Keterbatasan

Seluruh contoh bersifat anonim: yang ditampilkan adalah posisi sebuah nilai di dalam kelompok, bukan peserta tertentu. Istilah "di dalam zona" berarti berada dalam dua kali kuota berdasarkan data resmi yang dianalisis RekapCAT, bukan pernyataan bahwa seseorang lolos atau tidak lolos. Keputusan kelulusan sepenuhnya milik instansi penyelenggara.

Provenans. Seluruh angka pada halaman ini dihitung dari data yang tersimpan di RekapCAT pada 10 September 2026 dan disimpan sebagai snapshot agregat, tanpa data pribadi peserta. RekapCAT bukan penyelenggara seleksi dan bukan sumber resmi; metrik turunan RekapCAT tidak menggantikan keputusan instansi. Metode lengkap ada pada Metodologi dan Metodologi Statistik.

Bagikan:WhatsAppTelegramXFacebookRSS

Bacaan terkait